42. Cium Brutal

1009 Kata

Bianca duduk sendirian, termenung setelah Kimi pergi dan tak bisa ia tahan. Gadis itu tak mengerti kenapa Kimi marah akan hal-hal yang begini, biasanya dia akan selalu mencari jalan keluar untuk semua yang terjadi. Kimi itu orang yang logis, orang yang selama ini selalu bisa siapapun andalkan untuk mencari solusi dari sebuah masalah. Ini pertama kalinya mereka bertengkar hebat setelah sekian lama berteman. Atau apa mungkin akhir-akhir ini Bianca keterlaluan karena selalu tidak mood dan bekerja asal-asalan? Tapi toh Kimi seharusnya tidak marah karena, bagaimana pun keadaan pekerjaan yang Bianca tekuni, bayaran Kimi tidak pernah berkurang sama sekali. Saat tengah memeluk lutut di sofa ruang tamu, Bianca mendapati pintu tiba-tiba saja terbuka dan Mas Ezra masuk tanpa canggung seolah ini ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN