61. Kalau Enggak Normal, Memang Kenapa?

1021 Kata

Bianca tersenyum mendapati Moma membukakan pintu kamar. Pun mereka langsung saling memeluk setelah sekian lama tidak saling bertemu dan tidak saling bertatap secara langsung seperti saat ini. Rasanya hangat, Bianca seperti memeluk rumah yang sudah lama tidak ia singgahi, tempat beristirahat dan melepas lelah dari segala peluk duniawi. Sungguh, Bianca sangat merindukan Moma. "Astaga Bi! Kamu makin kurusan tahu enggak sih? Kamu enggak makan dengan bener ya?" "Bibi? Kurusan? Enggak kok Ma, Bibi makan banyak akhir-akhir ini, enggak berhenti ngunyah malah, soalnya ada Kimi yang mastiin Bibi makan." "No, Bi, segini tuh kurus, atau apa kamu lagi banyak pikiran ya? Kamu kan gitu, kalau lagi pusing, makan apapun enggak bakalan jadi daging." "Enggak kok Mom, ini karena Moma udah lama enggak lih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN