"Forget someone is not as easy as turning a palm." *** Steffi meneguk salivanya lagi. "Selamat siang Mr. Williams, saya kesini ingin menawarkan diri sebagai sekretaris baru Anda." Steffi berucap sopan. Pria itu tak juga memutar kursinya, Steffi merasa sedikit jengkel. Apapetinggi perusahaan memang se-sombong ini? "Aku sudah membaca dokumen yang kauberikan pada sekretaris lamaku. Kurasa, kita bisa bekerja sama mulai sekarang, Ms. Clayton." Ucapan datar dan dingin pria itu membuat Steffi melongo kaget, "Eh? Apa maksud Anda, saya diterima?" Oh, God, kali ini Steffi tidak merasa kesal dengan nada dingin pria itu, Steffi terlampau senang, semudah ini kah ia diterima disini? Apalagi jabatannya sungguh sangat menggiurkan. Baiklah, Steffi rasa ia bisa menghadapi atasannya yang dingin ini, ia

