Part 49 WARNING!!!

2000 Kata

“I can’t to wait anymore, Babie," gumam Arthur kembali. Nafas Harley terengah kala merasakan sapuan lidah sang suami yang terasa di sekitar lehernya, saat wanita itu tengah terbuai dengan perlakuan sang suami ia dikejutkan dengan pergerakan Arthur yang mengangkat tubuhnya. “Aakkhh!” pekik Harley yang saat ini sudah berdiri dalam gendongan sang suami. “I can’t wait,” ucap Arthur dengan nafas yang terdengar memburu. “Then do it ... ,” lirih Harley seraya tersenyum, ia tahu apa yang diinginkan oleh suaminya tersebut. “Follow me,” ucap Arthur menarik tangan sang istri keluar dari kamar mereka. “Babie, kita akan kemana?” tanya Harley seraya terseok-seok mengikuti langkah sang suami yang menyusuri lorong mansion hingga mereka berdiri di depan sebuah lift, mansion seluas tiga hektar terseb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN