Di sisi lan Harley dan Perrie terdiam. Harley terdiam karena menyimak perbincangan antara calon suami dengan ayah dan juga paman nya sedangkan Perrie terdiam karena kenyataan yang baru saja didengar nya setengah jam yang lalu, di mana ia bukanlah sepupu kandung dari Arthur dan Tony mencintai nya. Perrie menundukkan wajahnya, menatap smartphone yang ada di genggaman tangannya. Nama Tony terpampang di layar smartphone tersebut, sejak semalam pria itu selalu saja menghubunginya dan meminta ia untuk segera kembal bekerja. Jika tadi malam ia masih bisa mengangkat panggilan itu maka lain hal nya dengan saat ini, ia masih terlalu syok mengetahui bahwa pria itu mencintainya hingga enggan memberikan restu untuk Arthur dan juga Harley. Pipi Perrie bersemu merah ketka Tony mengirimkannya sebuah pesa

