Part 43

1820 Kata

Arthur termenung untuk beberapa saat ketika ia berdiri di depan pintu mansion milik sang paman yang sudah terbuka lebar karna dibukakan oleh bodyguard yang berjaga di kedua sisi pintu tersebut. Ia menghela nafas berulang kali, tidak mudah untuknya menurunkan ego ketika akan bertemu dengan wanita yang ia anggap sebagai selingkuhan sang ayah sedangkan wanita itu adalah bibinya sendiri. Harley menolehkan wajahnya ke samping, menatap sang kekasih yang tampak ragu mansion mewah yang ada di hadapan mereka, Harley tahu betul apa yang membuat pria itu ragu. Harley mengeratkan genggaman jemari mereka yang saling bertautan lalu melemparkan senyum ke arah Arthur yang membuat pria itu menghela nafasnya dengan pelan, seperti biasa, ia kembali mendapatkan semangatnya ketika melihat senyuman sang kekasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN