Setelah semalaman tidur di penthouse akhirnya Arthur dan Harley pulang ke mansion bersama dengan Justin. Harley masih mendiamkan sang suami meskipun Arthur sudah mengajaknya berbicara meskipun begitu Arthur tidak marah dengan kelakuan sang istri karna ia sadar bahwa ia sudah membuat wanita itu kesal, mulai dari meninggalkan Harley untuk menjemput Meera di bandara, mengijinkan Meera untuk tinggal di penthouse tanpa berbicara terlebih dahulu pada Harley kemudian tidak menuruti keinginan wanita itu yang menginginkan sebuah pulau pribadi. Jika wanita lain yang berprilaku seperti itu mungkin akan terdengar menyebalkan namun wanita ini adalah istrinya, wanita yang begitu ia manjakan semenjak pertama kali mereka menjalin hubungan hingga saat ini. "Kau tidak lelah menekukkan wajahmu seperti in

