Hari telah berubah menjadi malam dan Arthur masih belum diijinkan untuk bertemu dengan sang istri, sejak tadi pagi ia hanya duduk di sofa ruang tamu. Makan siang bahkan makan malam pun hanya seorang diri tanpa ditemani oleh sang istri yang biasanya makan bersama dengannya karna wanita itu tidak mengijinkannya untuk masuk dan Harley lebih memilih makan di dalan kamar dibandingkan makan bersama sang suami. Berulang kali juga Arthur mengetuk pintu kamar sang istri namun wanita itu masih sakit hati akibat perbuatannya. "Arthur." Arthur menolehkan wajahnya, ia terkejut kala Meera ada di mansion miliknya. Arthur segera bangkit dan menyuruh Meera untuk duduk. "Ada apa, Meera?" "Tidak, Arthur. Aku tidak ingin duduk," ucap Meera kala sang sepupu mendorongnya untuk duduk di sofa. "Ada apa?" tany

