Lalu, bagaimana perasaanmu padaku?" Tanya Anna melihat Tio. "Menurutmu?" Tanya Tio balik. "Ish! Kau benar-benar menyebalkan!" Bugh..bugh..bugh.. "Aww! Aww! Hey, hentikan!" Anna menyerang Tio bertubi-tubi dari punggung, lengan, dan kepala Tio. Sesekali mencubit Tio dengan gemas dan kesal. "Aww! Anna pukulanmu sakit!" Adu Tio, tapi Anna tak menggubrisnya ia terus memukul dan mencubit Tio. "Jawab aku dengan jujur dan serius kalau tidak.." Anna mencubit kedua pipi Tio dengan cukup keras sedangkan Tio hanya bisa meringis menerima rasa sakit dan panas hampir seluruh tubuhnya. "Ah, baiklah! Aku menyerah okey? Sekarang lepaskan tanganmu dari pipiku!" Anna menahan tawanya melihat Tio berbicara saat ia mencubit kedua pipi Tio, sangat lucu. "Ffffttt.. khem baiklah." Anna melepas cubitannya

