EPS. 20

1659 Kata

Hawa dingin di malam hari membuat Elang berniat pulang ke rumah, menikmati segelas cokelat panas bersama semangkuk sereal. Membayanginya saja sudah membuat perut Elang keroncongan. Ia membereskan semua perlengkapannya yang tergeletak di atas meja, memasukannya satu per satu ke dalam tas. Setelah selesai, Elang menyambar ponselnya dan berjalan keluar ruangan. "Mau pulang, Pak?" tanya Marissa. "Iya, kamu juga mau pulang?" Wanita itu mengangguk. "Yaudah, biar sekalian saya antar pulang saja. Kasihan, kamu sudah lembur sampai jam delapan malam." Wajah Marissa berubah gugup sekaligus tersenyum malu. "Tapi saya bisa naik taksi, Pak. Lagian kalau Bapak ngantar saya pulang, kasihan istri Pak Elang di rumah, udah nunggu terlalu lama." Baru saja Elang hendak melupakan tentang Dara, namun Mariss

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN