Jakarta "Pesan kopi double espresso satu," pinta Elang pada seorang Barista. Tanpa disangka ternyata suasana cafeteria yang ada di Bandara Soekarno-Hatta begitu padat. Elang sampai tidak dapat meja, maka dari itu ia duduk di kursi bar. PUK. "Elang, ya?" tanya seseorang sambil memukul pundak Elang dari belakang. Merasa namanya terpanggil, otomatis Elang memutar badannya ke belakang, tetapi malah terjadi sesuatu yang tidak terduga. Sikut Elang menyenggol secangkir kopi yang ada di genggaman wanita itu. Seluruh pengunjung memusatkan perhatian kepada mereka. "Eh, maaf-maaf, biar gue ganti ya," ucap Elang panik seraya hendak membersihkan serpihan pecahan cangkir keramik. Dengan sigap wanita itu menarik tubuh Elang ke atas. "Udah nggak usah." Wanita itu memanggil seorang pelayan, "tolong

