47 Hari pun berganti, minggu demi minggu terlewati dengan cepat. Tanpa terasa sudah hampir dua pekan Ivana menempati unit apartemen yang berada tidak jauh dari kantornya. Perempuan itu bersikeras untuk tidak mau kembali ke rumah tempat tinggalnya selama beberapa bulan terakhir. Setelah menginap selama tiga hari di hotel, akhirnya Zayan mengalah dan membelikan apartemen dua kamar ini khusus untuk Ivana. Nia yang menemani Ivana tinggal di apartemen, sekarang tengah menikmati waktu luang bersama pacarnya, sang manajer restoran. Ivana membiarkan sahabatnya itu menghabiskan waktu malam minggu ini dengan kekasihnya. Tidak ada sedikit pun rasa iri, yang ada Ivana malah turut berbahagia dengan hubungan Nia dan Afnan. Ivana berdiri di balkon depan unitnya yang berada di lantai sepuluh. Menyand

