Asumsi?

1814 Kata

49 Firman Hatim murka. Wajah tuanya tampak merah padam dan tangannya bergetar hebat karena menahan emosi. Pria paruh baya itu benar-benar tidak menyangka bila rumah tangga anak laki-lakinya akan hancur diterpa badai perceraian. Apalagi ternyata yang mengajukan gugatan itu adalah kedua menantunya. Sepasang mata beriris hitam miliknya yang nyaris serupa dengan sang putra, memandangi kedua menantu perempuannya yang tengah tertunduk di sofa. Sementara Zayan yang duduk di tengah-tengah kedua istrinya hanya bisa pasrah menghadapi amukan sang ayah. Zayan yang masih belum pulih sepenuhnya, memegangi tangan Dahayu yang duduk di sebelah kanan, dan melingkarkan tangan di pinggang Ivana yang duduk di sebelah kiri. Pria berambut cepak itu hanya bisa menunduk dan tidak sanggup menantang pandangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN