Kabur

1564 Kata

44 Beberapa hari kemudian, Ivana akhirnya diperbolehkan untuk pulang. Sepanjang perjalanan menuju rumah, perempuan itu tampak sangat bahagia. Dia memang sudah bosan berada di rumah sakit, ditambah lagi dengan kondisi tangan kiri membengkak karena diinfus lama. Setibanya di rumah, Pak Dirman dan Bi Sarni menyambut kedatangan Ivana dengan pelukan hangat. Bi Sarni bahkan sudah menyiapkan sajian non sambal untuk makan siang. Perempuan paruh baya itu merasa senang ketika Ivana makan dengan lahap dan memuji masakannya berulang kali. Seusai bersantap siang, alih-alih beristirahat di kamar, Ivana malah menuju teras belakang dan duduk dengan santai. Memandangi daun-daun yang bergerak tertiup angin sepoi-sepoi sambil mengucap syukur dalam hati karena masih diberkati umur panjang. Perempuan be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN