68 Zayan masih dalam posisi yang sama ketika Ivana kembali berdiri dan beranjak menjauh. Perempuan itu terus menguatkan hati untuk tidak menoleh ke belakang karena takut kelemahannya akan terlihat. Hadrian dan Nia bergegas mengejar Ivana dan melangkah bersama menuju gedung pengadilan agama yang berada di seberang rumah makan yang tadi mereka singgahi. "Na, kamu yakin mau ngelakuin ini?" tanya Hadrian, sesaat setelah mereka tiba di depan ruangan yang dituju. "Iya, aku sudah yakin. Kalian tunggu aja di sini, biar aku masuk sendiri. Jaga kalau-kalau dia akan menerobos masuk dan menimbulkan kekacauan," tukas Ivana yang dibalas anggukan oleh Hadrian dan Nia. Sementara itu di rumah makan, Malik segera menghampiri Zayan dan membantu sahabatnya itu untuk berdiri. Dahayu dan Westy saling b

