Pada hari berikutnya bandara Sentani sangat ramai. Sekitar seratus orang lebih dari keluarga angkat Amir akan bepergian untuk pertama kalinya keluar pulau Papua. Mereka akan terbang jauh ke pulau jawa. Suara berisik dan kerumunan tidak dapat dicegah. Sebab mereka dikawal oleh para bodyguard dari masing-masing keluarga. Gubernur Papua dan ibu Walikota Jayapura juga hadir di sana untuk bersapa dengan orangtua angkat Amir. "Pak Gubernur, Jingjing dan Cingcing tidak mau ikut Pak Gubernur lagi, jadi bagaimana ini? saya bayar saja e mereka supaya jadi milik saya," ujar Amir. Dari nada suaranya, terdengar bangga karena dia tahu bahwa dia punya banyak uang. "Hahahaha!" Gubernur Papua tertawa. Tangannya mengusap kepala Amir. "Jingjing dan Cingcing sudah jadi keluarga kamu, saya tidak ingin me

