Setelah memotong pohon sagu, Pace dan yang lainnya bersiap-siap untuk pulang ke rumah. Di atas semua bahu orang dewasa ada batang pohon sagu yang ditebang. Mereka memikul batang sagu itu pulang ke rumah. Liben tak memikul batang sagu, dia bertugas untuk menggendong Amir pulang. Pada saat jalan pulang, Liben diposisikan di tengah agar orang dewasa yang lainnya dapat mengawasi Liben yang sedang membawa Amir. Sedangkan Pace dan beberapa orang dewasa berada di depan. "Om Yoke," panggil Amir. "Hum?" sahut Yoke. "Berat kah?" tanya Amir. Yoke menahan senyum, tentu saja berat. "Coba ko lihat Om Yoke punya badan ini, penuh apa?" tanya Yoke. Amir melihat badan Yoke. "Air," jawab Amir. Yoke terbelalak. "Canda, keringat," koreksi Amir. "Hahaha!" Yoke tertawa. "Nah, berarti ko su tau to

