Semua mata tertuju pada pria tampan bermanik hitam legam yang sedang berjalan melewati lobi hotel. Siapa yang tidak terpana dengan ketampanannya? Pandangan matanya mampu menenggelamkan siapapun yang menatapnya. Postur tubuhnya bagaikan pahatan yang sempurna. Dengan jambang tipis di sekitar rahangnya membuatnya kelihatan sangat seksi. Setiap orang yang berpapasan dengannya akan menyapanya seraya membungkuk. Mereka sangat tahu siapa sebenarnya pria tampan itu. Pria itu berjalan dengan langkah lebar seraya mengepalkan tangannya. Rahangnya mengeras menahan amarah. "Jeder ...!" Bunyi pintu dibuka dengan paksa hingga membentur tembok. "Siapa--." Seorang wanita terkaget mendengar bantingan pintu itu. Belum sempat mengeluarkan sumpah serapahnya, ucapannya terhenti tatkala melihat siapa yang

