"Farhan, aku mau cuti sekitar seminggu." Farhan mengangkat sebelah alisnya mempertanyakan kebenaran dari yang barusan dia dengar. "Ah ... kemarin waktu kamu mau bilang tentang Dahlia itu, kamu mau bilang apa?" Farhan mengangguk-anggukkan kepalanya, dia sepertinya tahu kenapa bos-nya itu mau ambil cuti. Hal yang selama ini tidak pernah terjadi. "Oh ... itu. Bukannya Anda sudah tidak tertarik lagi?" Bukannya segera menjawab, Farhan malah menggodanya dengan kata-katanya dulu yang bilang bahwa dia sudah tidak ingin mendengar apa pun tentang Dahlia. Arya gelagapan dengan pertanyaan Farhan, "Ehm ... itu ... ehm ...." Dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Sudahlah, Ary. Aku nggak mau membicarakan dia lagi. Kamu 'kan udah move on." Farhan masih saja menggoda bos-nya itu. Dia terkekeh me

