Bab 26

1056 Kata

Mobil Bayu berjalan pelan keluar dari perkarangan mbok Darmi, Sekar menoleh kebelakang melihat rumah yang ditempatinya sedari kecil itu sampai tak terlihat. Airmatanya mengalir sendiri tanpa diminta. Dia cemas meninggalkan mbok Darmi sendirian dirumah. "Sebentar aja sayang, kita pergi ga lama" Sekar mengangguk sambil sesenggukan. Bayu menggenggam tangan Sekar sambil sesekali menciumnya. Tepat di jalan penghubung antar desa, ada simpangan jalan besar yang menuju ke arah lain, Sekar sedikit bingung. "Ini jalan kemana ya mas? Kok Sekar ga pernah tahu? Perasaan pas kemaren pergi hajatan bersama mas Bagas cuma ada satu jalan" "Ini jalan menuju tempat tinggal mas, cuma orang tertentu yang bisa melihat" "Oh..." tetap aja Sekar tak mengerti dengan jawaban Bayu. Jalan itu sangat leba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN