Kebohongan

1196 Kata

Kirana bingung menanggapi ajakan Friska. Ia sungguh tidak ingin melakukan double date seperti yang digagas wanita itu. “Hmmm …. Maaf sebelumnya. Kami kayaknya nggak bisa ngelakuin hal itu,” tolak Kirana. Ia nekat berkata tegas karena tidak menyukai ide Friska. “Kenapa?” Friska jelas kecewa. “Dia itu … orangnya tertutup. Nggak suka terlalu dilihat orang. Aku juga sebenarnya sudah sepakat untuk nggak mengekspos hubungan kami. Jadi, aku harus menghargai keinginannya,” jelas Kirana. “Baiklah. Aku nggak akan maksa. Tapi, saat acara nanti, aku akan undang dia!” tegas Friska. Kirana hanya tersenyum. Ia enggan mengelak lagi. Setelah urusan dengan Friska selesai, Kirana memutuskan pulang sendirian. Di Stasiun transit LRT, ia melihat kedai kopi. Ingatannya kembali ke masa ia bekerja menjad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN