Part 34 Melihat Masa Depan

1217 Kata

Aku masih memikirkan hal kemarin mengenai Cloe. Mengapa gadis itu selalu menampakkan dirinya saat aku bersama Alvin? Akan tetapi, sorot matanya tidak menyiratkan suatu kebencian atau dendam. Dia hanya berdiam dengan menatapku sayu seakan ingin mengatakan sesuatu. "Kamu mau ikut menjenguk kakekku, Lean? Kurasa ia akan senang bertemu denganmu." Anson mengajakku sepulang sekolah. "Tapi aku belum minta ijin pada Ibu." Ibu bisa marah jika aku pergi tanpa ijin darinya. Selarut apa pun, kita harus memberitahu jika ada suatu acara. Ibu akan menghukum kami membersihkan kebun atau tidak mendapatkan uang jajan. "Aku sudah memberitahu Zie. Ia mengijinkanmu ikut, kok." "Oh, ya?" Aku merengut. Tidak seperti biasanya Zie memberi ijinnya. "Mungkin karena kamu anak perempuan satu-satunya, ya. Makanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN