Bab 129. Tak Pernah Menjadi Keluarga 2

1566 Kata

# Bahkan setelah Nyonya Citra tertidur Luna masih menangis cukup lama hingga akhirnya dia sendiri juga tertidur karena kelelahan di dalam pelukan Cakra. Cakra memutuskan untuk membawa istrinya ke dalam kamar dan membaringkannya dengan hati-hati di atas tempat tidur. "Kau pasti sangat menderita. Maafkan aku karena tidak bisa berbuat lebih banyak dari ini untuk membantu meringankan penderitaanmu serta beban di pundakmu, bahkan mungkin aku menjadi salah satu yang menambah berat beban di hatimu," bisik Cakra sambil mengelus lembut pipi Luna dengan punggung tangannya. Dia kemudian bangkit berdiri dan beranjak menuju ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Tidak mudah untuk bersikap biasa-biasa saja seakan tidak ada yang akan terjadi ketika kita sebenarnya tahu apa yang sedang terjadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN