Pangeran Tatius memandangi wajah yang mengerutkan dahi. Entah apa yang sedang dipikirkan Putri Ileana sejak mereka pergi meninggalkan Morning Glory. Tampaknya sesuatu yang sangat penting sampai menghiraukan keberadaannya. Dia membawa tangan yang menggantung di pinggang itu untuk digenggam, lalu mengusap lembut dengan tangan satunya lagi. Dia tersenyum saat Putri Ileana melihat ke arahnya. "Hal apa yang telah mengusikmu?" Putri Ileana menggelengkan kepala, lalu menyandarkan kepalanya pada lengan itu. Dia meletakkan tangan kosongnya di atas genggaman mereka. Berganti menjadi dia yang mengusap. "Lebih baik kita bisa sampai secepatnya di istana kerajaan," ucap Putri Ileana menyingkirkan kekhawatiran untuk sementara waktu. Pangeran Tatius menyandarkan punggungnya perlahan. Dia menoleh ke a

