"Cup sayang, jangan cerewet, mama bingung, mama gak ngerti Yolan mau apa? Cup. Cup. Cup ya sayang," kata Bu Surti tapi Yolan tetap saja menangis. Dikasih s**u, disibakkan dengan kedua tangannya, digendong diajak jalan keliling, keluar tapi Yolan masih tetap menangis. Seminggu sudah, Yolan bersama Bu Surti tapi, cerewet dan badannya sering panas, membuatnya kewalahan. "Ndut, istrimu ada?" Tanya bu Surti. "Ada bu," jawab si Endut sambil meminta Yolan untuk menggantikan sang majikan. Tak lama kemudian Yolan diam, namun butir air mata masih terlihat di pinggir kedua matanya. "Yolan cantik, kenapa nangis," Yolan memandang si Endut tersenyum kecut. "Yolan, cantik pinter sudah maem ya?" Yolan melorot Mita turun, "o, Yolan minta jalan-jalan tho? Okey," kata si Endut. Dipegangnya kedua tanga

