Bab 27

1322 Kata

"Ma, sepertinya kita harus berangkat ke Bali," kata si Endut kepada Aisyah malam itu, saat mereka berdua sedang rebahan. "Dalam rangka apa?" Tanya Aisyah lirih. "Mbak Irma," jawab si Endut. Mendengar nama yang selama ini dirindukan oleh Aisyah, ia langsung bangun dan menarik sang suami turun dari tempat pembaringan serta menarik tangan suaminya. si Endut heran dan bertanya, "lho mau kemana ini?" Tanya si Endut, namun Aisyah tak menjawab dan tetap menariknya hingga di ruang tamu. Aisyah dan si Endut saling berpandangan. "Coba ceritakan, kenapa mbak Arin?" Pinta Aisyah, sambil memegang tangan Endut dengan kedua tangannya. "Gak tau," jawab si Endut singkat. "Serius sedikit," pinta Aisyah dengan sedikit memaksa. Ditunjukkannya WA kiriman Arin kepada istrinya. "Cuma ini?" "Iya," jawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN