"Eh! Eh... Enak saja! Itu makanan saya!" Teriak Intan, sambil menarik paksa makanan yang dibawa Ibu Meki. "Lho.. Lho.. Tadi, kata Meki warungnya tutup. Jadi, aku mau dikasih makan mie instan." Lirihnya. "Kata siapa?" Ledek Intan. "Semua warung disini, pada buka. Yang tutup hanya tukang sayur." "Meki......." Teriak Ibunya. "Kata Intan, warung makannya bukaaa.. Mana! Ibu minta uang. Cepetan!" Teriak Ibu Meki sambil menengadahkan tangan. "Sudahlah, Bu. Sana!" Usir Intan dengan mengibas-ngibaskan tangan. "Intan mau makan. Anak didalam perutku ini, sudah minta makan. Lagian, percuma minta sama si anak ibu itu. Uang aja tidak punya." Lanjutnya berucap sambil duduk dan mulai membuka bungkus makanannya. "Apa! Kenapa buat Ibu tidak ada, tapi buat kamu ada. Aku kan ibunya." Amarah Ibu sambil

