Ini pov-nya dari awal, ya. ===== Kucoba mengatur nafasku saat baru saja duduk di kursi ruanganku. Kesiangan, itulah penyebabnya. Papa menyuruhku untuk menginap di rumah dengan alasan sudah dua bulan aku tidak menginjakkan kaki disana. Bukannya aku tidak mau datang, cuma pekerjaan kantor memang lagi banyak-banyaknya. Untungnya, aku tinggal di kantor, tepat di dalam ruang kerjaku yang memang kusediakan ruangan untuk tempat tidurku dan dapur. Setidaknya, aku tidak akan telat datang ke kantor mengingat jarak dari rumah kemari lumayan jauh. Dan... karena aku suka kesiangan. Kubuka perlahan laptopku, sambil menunggunya benar-benar menyala kupejamkan lagi mataku. Tok... tok...tok... Kubuka mataku dan memperbaiki dudukku yang tadinya bersandar, "Masuk!" Perintahku. Leora, sekretarisku, munc

