Aku masih setia duduk di sofa menunggu Kak Thomas pulang. Ia langsung pergi setelah keluar dari kamar mengganti celananya dengan jeans dan memakai jaket. Saat kutanya mau kemana, dia malah diam. Langkahnya juga terkesan buru-buru dengan kedua tangan mengepal di sisi tubuhnya. Just feeling, mungkin dia mau ke apartemen Lara dan marah-marah sama itu cewek, terus mereka putus. Ihiyyyy... asik banget kalau gitu. Dapat kupastikan dia bakal melabrak aku karena membongkar kedoknya. But no! Gue gak takut sama lo... Kulirik jam tergantung tepat diatas tv, sudah pukul sebelas. Kira-kira apa yang dibilang Kak Thomas ya? Brakkkk... Aku terjengkit kaget saat mendengar pintu didobrak, "Kak..." Tegurku pelan, tapi ia terus berjalan masuk ke kamar kami. Aku menggelengkan kepalaku pelan. Lebih baik aku

