Aku dan Kak Thomas tiba dirumah Eyang pukul 4 sore waktu setempat. Aku menghempaskan pantatku di sofa. Kemudian meluruskan kakiku. Meski hanya duduk diam saja saat direstoran, tenaga terkuras. Bertambahnya usia kehamilanku tenagaku jadi mudah terkuras dan malas. Bawaannya selalu pengen tidur.sepanjang hari. Aku menutup mata sejenak. Membiarkan rasa lelah perlahan-lahan pergi. Aku tersentak saat kaki telanjangku disentuh. Kak Thomas duduk disisi dimana aku meluruskan kaki. Kini kakiku berada di pangkuannya. "Capek, ya? Padahal tadi cuma duduk aja. Lemah..." Aku tergelak mendengar ucapannya. Dia bilang aku apa? "Sembarangan! Aku gak lemah! Ini karena bawaan hamil aja! Hormon, Kak....Hormon ibu hamil!" Balasku kesal. "Kalau aku lagi gak hamil, Kakak habis aku tusuk-tusuk pake pena..." Lan

