BAB 24

1156 Kata

Aku menyusun tatanan piring di meja di bantu oleh para pelayan eyang yang lain. Ada Pancake kesukaan ayahnya dan Nasi goreng kesukaan suamiku. Suara langkah kaki terdengar jelas turun dari tangga yang terbuat dari kayu. Ayah dan suamiku muncul dari balik dinding pembatas. "Pagi!" Sapaku. "Pagi..." Jawab mereka serempak. "Ayah mau pancake apa yang lain?" Tanyaku. "Pancake aja." Segera ku ambil 3 potong pancake dan meletakkannya di piring ayah serta madu. "Kakak, nasi goreng 'kan?" Suamiku tersenyum. Langsung saja ku letakkan nasi goreng di atas piringnya. "Ehm.... O iya. Ayah lupa ngasih tau. Hari ini ayah pulang." Ujar Ayah. Aku mengernyit bingung. "Tapi, Yah. Ceci sama Kak Thomas belum packing. Emang pesawat jam berapa, Yah?" "Sayang, Ayah bilang, ayah yang pulang. Cuma Ayah.  K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN