Pemuda itu melirik jam dinding di warung tenda, sudah menunjukan pukul 22.10 WIB. Tidak terasa waktu sepertinya berlari, berlalu begitu cepat. Padahal sepertinya baru saja dia memulai percakapan dengan Shopia. It’s time to go home. Shopia seperti mengerti apa yang Arjuno pikirkan saat melihat jam dinding itu. “Kamu mau mengantar aku pulang, Jun?” “Mengantar pulang? Enggak apa-apa?” Arjuno mengernyitkan dahi mendengar pertanyaan Shopia. “Enggak apa-apa bagaimana maksudnya, Jun?” “I mean, is it safe?” “Maksud kamu aman enggak dengan my eks, gitu? Khawatir terjadi sesuatu nanti gara-gara dia, Jun?” Shopia memperjelas maksud dari pertanyaan Arjuno, pemuda itu mengangguk mengiyakan. Perempuan bermata sendu itu tersenyum. “Kamu enggak usah khawatir, Jun. Ini cuma mengantar aku pulang saj

