Mentari terasa menyengat lebih panas pagi ini, padahal jam dinding di warung baru menunjukkan pukul sembilan tepat. Arjuno memainkan bunga ilalang berwarna kuning tua di tangannya, benda itu sudah disiapkannya sejak tadi untuk menyambut kedatangan Shopia. Bunga itu banyak tumbuh di sisi jalan sebelah kiri menuju pabrik. Sebenarnya Arjuno ingin sekali memberikan gadis pujaannya itu mawar setiap pagi seperti di sinetron TV, tetapi sayang sekali yang tumbuh di depan pabrik adalah ilalang bukan bunga mawar. Tidak ada florist yang berjualan dekat pabrik. Lokasi terdekat toko bunga itu berada di sekitar setengah jam berkendara motor dari tempat kerja. Arjuno menggaruk-garuk kepalanya yang mulai gatal dengan ketombe, beruntung tadi dia sudah mandi di WC yang terletak di belakang r

