21. Hampir Ketahuan

1761 Kata

Zohrah kesal sekali. Alex tidak memberi isyarat apa pun. Kini dia harus cari cara sendiri menolak ajakan Reyhan. “Terima kasih, atas perhatian kalian semua. Tapi, aku minta maaf. Ibuku akan mengajakku ke tukang pijit juga. Sebentar lagi, dia akan menjemputku. Doakan saja aku cepat sembuh. Tukan pijit itu bisa membetulkan kakiku yang cidera. Besok saat aku mengajar sudah lebih baik,” tolak Zohrah menunjukkan raut penuh sesal. “Oh tidak masalah kalau Ibu Anda sudah punya pilihan tukang pijit. Tapi pengantarnya biar tetap Reyhan saja. Bagaimana, Ustadzah? Anda setuju, ‘kan?” tanya bang Ben, tetap berusaha mengusulkan Reyhan untuk menjadi sopirnya. Sementara itu Alex hanya tersenyum sinis saja. Dia tahu, bang Ben dan kak Meta pasti sudah diberi tugas oleh sutradaranya untuk membantu Reyhan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN