Mata biru itu terbuka, Grace mengerjapkan matanya berkali-kali. Sebuah tangan mengalung diperutnya membuat Grace menoleh. Marcuss tertidur menunggunya. Grace menggenggam tangan daddynya, tangan yang tak akan pernah melepaskan dirinya. "Daddy, Grace ha-us," ucap Grace membangunkan Marcuss dari tidurnya. Dokter berpesan bahwa usai menjalani transplantasi sumsum tulang belakang gadis kecil itu tidak boleh diberikan minum selama beberapa jam. "Grace, di mana yang sakit?" tanya Marcuss. Grace menggeleng. "Air, Daddy," ucap Grace sambil menunjuk botol air mineral di atas meja. Marcuss menjadi tidak tega, melihat putrinya kehausan rasanya ingin sekali dirinya memberikan seluru air di muka bumi ini untuk Grace seorang. "Di mana dokter cantik Daddy?" tanya Grace. "Dia kakak mommymu Grace,

