Jam sudah menunjukkan pukul 23.30 WIB. Namun aku masih terjaga. Aku paksakan untuk terpejam juga tidak bisa. Di dalam otakku terbayang-bayang akan suatu makanan yang berasal dari Jepang, yaitu sushi. Namun aku bingung, bagaimana aku bisa membelinya, hari sudah larut. Ingin meminta tolong pada Rivan, aku tidak yakin kalau dia akan membelikannya untukku. Aku harus bagaimana? Kalau tidak dituruti aku pasti tidak bisa tidur sampai pagi. Aku keluar dari kamar, dan langsung menyalakan lampu ruang tamu. Aku duduk di sofa dengan gelisah. Apa aku harus mencari sushi sendiri atau meminta tolong Rivan untuk membelikannya? Sungguh aku bingung. Akhirnya dengan segala pertimbangan, aku memberanikan diriku untuk membelinya sendiri. Aku sengaja tidak membangunkan Rivan, takut ia terganggu. Aku masuk ke
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


