" Sayang jawab Mama, tadi pulang sekolah kamu bareng sama siapa?" Heni yang masih panik terus menanyai Tasya tanpa memikirkan jika putrinya akan merasa tertekan. Pikirannya sudah melayang memikirkan hal yang bukan-bukan. Cerita Bima yang aktivis di komnas perlindungan anak itu terus menghantui pikirannya. Kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang sedang marak terjadi dimana-mana membuatnya menduga-duga . Jangan-jangan Tasya kenapa-napa dan ia menjadi korban. "Sama Om Da..ny ..Ma," jawab Tasya jujur masih sambil terisak menahan rasa sakitnya yang sangat menyiksa. Dany dan Tasya sudah akrab dan keduanya sering pergi bersama. " Apa?!!" Heni mulai mencurigai pria yang juga calon suaminya itu. Apa jangan-jangan dia sudah berbuat hal mengerikan. Seketika ia membayangkan hal buruk tel

