Kondisi Bu Ratih sudah mulai membaik. Semalam ia pingsan dan tekanan darahnya naik. Perkataan Heni masih terngiang. Tentang perkosaan dan pembatalan pernikahan. Hal tersebut membuatnya tertekan " Pa..pi.." Wanita yang terbaring lemah dengan selang infus di lengannya itu sudah mulai dapat berkata-kata. " Iya Mi. keadaan Mami sekarang gimana. Masih pusing ga. Mami jangan banyak bergerak dan jangan mikirin apa-apa dulu?" Pak Yusuf mencemaskan istrinya. " Pu..sing Pi. gimana kabar Tasya dan Heni." Wanita itu malah menanyakan Heni dan Tasya. Lupa akan kesehatan dirinya. " Papi belum tahu, Dany kayanya lagi menemui mereka." Jawab Pak Yusuf. Pria paruh baya yang sangat mencintai istrinya itu lalu membenahi selimut sang istri. " Tolong jelasin ke Mami sebenarnya ada apa sih?" Bu Ratih terus b

