Episode Spesial : Arc 1

1036 Kata
Di sebuah negara bagian barat, negara yang penuh dengan paham Liberial, sebuah negara yang Adidaya dengan kekuatan ekonomi dan militer terkuat. Mereka memiliki masalah dengan Reshan karena kehilangan ibukota mereka akibat serangan nuklir yang menimbulkan kerugian sampai pada Perang Dunia Ketiga. Mere mengirimkan armada mereka ke Euro Timur untuk menduduki Reshan Bagian Barat meskipun resikonya adalah beberapa negara di Euro Timur mengalami kehancuran secara ekonomi dan pemerintahan akibat serangan yang terus terjadi. Pada awal tahun 2030, perang terjadi dengan sengit, sampai Euro Timur harus membuat keputusan untuk berada di pihak mana. Reshan atau Ilberia? Mereka juga tidak tahu karena pertempuran itu sangat menentukan kehidupan mereka selanjutnya. Seharusnya, militer Ilberia tidak memiliki masalah sama sekali karena mereka terus kembangkan dia kali perang dunia. Terakhir, mereka menundukkan kekuatan Kerajaan Asuka yang menjadi Cahaya Shia bagi Shia Timur dan Tenggara pada tahun 1945. Setelah itu, mereka berkonflik dengan Uni Reshan secara ideologi. Barulah pada tahun 1990, Uni Reshan runtuh dan berubah namanya menjadi Federasi Reshan. Pada 5 September 2029, mereka kehilangan banyak fondasi pemerintahan, kehilangan presiden dan sejumlah perdana menteri. Mereka menyatakan perang pada Reshan dan mengirimkan armada habis-habisan untuk membalas dendam mereka. Mereka juga tidak tahu bahwa Presiden Reshan meninggal dunia akibat serangan nuklir itu. Kejadian itu menyebabkan mereka harus berpikir beberapa kali untuk mengirimkan rudal nuklir kepada wilayah musuh. Pada awal tahun 2031, mereka membuat sebuah pertemuan penting untuk mencari jalan keluar dan melihat potensi Rein sebagai Mayor Reshan yang berbahaya. Mereka juga sudah membuat keputusan dan berbagai pakar untuk menyerang Reshan pada musim semi karena itu akan merugikan mereka pada musim dingin berlangsung. Baik dari sisi pasukan, logistik, maupun dari strategi. Persiapan mereka sangat dekat, sangat disayangkan jika mereka harus menerima semua pengorbanan mereka hanya untuk perang besar-besaran. [*^*] Rapat terakhir di musim dingin berakhir dengan berbagai keputusan yang bulat, salah satunya adalah melibatkan semua angkatan di berbagai medan. Darat, laut, dan udara. Seorang pria dengan jas hitam sudah menyelesaikan pekerjaan dengan mengikuti berbagai rapat yang padat itu. Tubuh yang gemuk dan rambut yang beruban terpandang jelas di cerminnya. Wajahnya tidak menunjukkan ketampanannya sebagai seorang yang terpandang. Maklum, dia adalah seorang pria yang berumur 54 tahun, bekerja dengan dedikasi yang penuh di kancah militer. Dia duduk dengan tenang dan memikirkan sebuah lantunan lagu yang lebih merdu untuk mengurangi beban kerjanya untuk sementara waktu. Ruangan yang cocok untuk menyendiri secara interim. Tak lama kemudian, seorang rekan kerjanya, yang umurnya lebih mudah daripada dirinya, sudah mengetuk pintu dan masuk dengan sopan santun. "Halo, Tuan. Aku dari Area 32 ingin bertemu dengan Anda dan membahas tentang persiapan pasukan kita dalam beberapa bulan ke depan." "Baiklah. Iin diterima. Apakah kau sudah suratnya?" Pria itu bertanya tentang sebuah surat. Orang dari Area 32 menyerahkan surat itu kepada pria itu, membacanya dengan penuh intensif. Setelah itu, pria berubah itu menerima surat itu dan beralih dengan cepat. "Sekarang, suratnya diterima dan akan disimpan dengan baik. Anda ingin membahas apa? Sebuah Alutsista yang disiapkan untuk perang? Atau yang lain?" "Sebenarnya, ini terkait dengan sebuah masalah pada negara perbatasan di bagian selatan. Selain itu, kita perlu membuang sebuah sistem yang baru untuk menangani negara tersebut. Reshan memang menjadi negara prioritas. Tapi, setidaknya jangan lupa untuk mengurus yang lainnya." "Biarkan Enchanted Geniuses yang mengurusnya. Mereka adalah perusahaan yang memiliki kekuatan seperti sebuah negara. Kita bisa mempercayakan kekuatan mereka karena ekonomi mereka sulit turun meskipun perang dunia meletus." "Tapi, Pak. Aku sudah memeriksa dari lokasi di sana dan perang di Benua Ilberia bagian Tengah akan berkecamuk dan akan mengancam negara kita. Kita juga punya beberapa orang yang bisa menjatuhkan Rein namun masih dalam penyelidikan." Pria beruban itu menaikkan alis, tertarik dengan penyampaian dari perwakilan dari Area 32. Perwakilan tersebut hanya duduk manis layaknya orang yang baru di interview untuk memenuhi syarat. Setelah penjelasan itu, pria beruban itu meminta agar tidak fokus pada negara yang sangat terbelakang dari berbagai aspek, keamanan, ekonomi, budaya, dan politik. "Sudahlah! Kita hanya fokus pada Reshan bodoh itu. Soal Ilberia bagian Tengah, biarkan saja. Lagipula, mereka tidak bisa menembus pertahanan kita dari Xaspend yang kokoh itu." "Tidak usah khawatir! Enchanted sudah membiayai semua peralatan militer. Ditambah lagi, mereka sudah menambah pasukan mereka untuk membantu kita untuk memenangkan Perang Dunia Ketiga. Keuntungan mereka akan meningkat 200% jika Ilberia memenangkan Perang Dunia Ketiga." Sangat menyakitkan, tidak perlu basa-basi lagi. Perwakilan tersebut akan mengunggah rencana yang akan digunakan untuk keperluan negara mereka. "Hei! Saya tahu. Apakah anda memerlukan beberapa saat agar kamu bisa istirahat? Saya membawa beberapa makanan dari Enchanted Geniuses untuk dinikmati. Silahkan." Perwakilan itu sekaligus rekan kerjanya memberikan sebuah makanan yang dibungkus dengan logo perusahaan yang berjaya secara konsisten. Pria beruban itu langsung menerima penawaran itu dan menyimpannya di meja kerjanya, menunggu pertemuan itu berakhir agar bisa menikmati makanan itu. Makanan dari perusahaan yang menggunakan teknologi mutakhir tidak bisa diragukan. Selain enak, mereka memberikan penawaran yang terbaik bagi konsumennya. Sekarang, perusahaan itu harus menyiapkan beberapa teknologi untuk membangun sebuah negara yang mana bagi warga negara Ilberia. Mereka masih dalam kondisi kritis untuk mengandalkan beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Ilberia. "Sekarang, kita membahas tentang persiapan dan rencana kita? Dengarkan baik-baik! Masyarakat Reshan tidak ikut campur dalam urusan militer. Kita bisa menggunakan kesempatan itu untuk keluar dari situasi yang memburuk. Sudah setahun Euro Timur mengalami kondisi yang memburuk. Reshan dan Ilberia tidak lebih dari sebuah hama yang membusuk." Perwakilan itu memberikan sebuah presentasi dengan hologram, memperluas pemahaman pria beruban itu agar mengajukkan sesuai pada atasan yang lebih tinggi lagi. "Ini memang buruk. Ukrania dan Holland sudah kehilangan wilayah mereka karena perang. Lalu, mereka juga kehilangan beberapa pilar utama untuk mempertahankan wilayah mereka. Mereka menjadi tergantung pada dua kubu sekaligus." "Kita akan bahas di laur ruangan. Bagaimana?" Perwakilan itu mengajak pria beruban untuk keluar ruangan, jalan-jalan sebentar. Sekaligus pria beruban itu bisa makan sambil berdiri dengan pemberian makanan itu. Pria beruban itu menerima ajakan dari perwakilan itu, bangkit dari kursi dan berjalan bersama perwakilan itu untuk meninggalkan ruang kerjanya itu. Hubungan mereka berdua menjadi erat karena mereka saling percaya satu sama lain, memberikan manfaat lebih mengenai kesepakatan mereka. Mereka sudah menganggap rekan mereka seperti seorang sahabat yang bisa dipercaya. Kini, mereka keluar dari ruangan yang penuh energi zona nyaman dan berjalan-jalan untuk menyegarkan diri mereka. Mereka benci pekerjaan yang menumpuk dan laporan yang tidak kunjung selesai.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN