Chapter 36: Jade's Strangeness Aeghar’s PoV Melihatnya sudah bisa membuka mata hingga duduk seperti itu saja membuat hatiku menari-nari penuh kegembiraan. Aku tak pernah merasa selega ini sebelumnya, melihat seseorang bangun dari tidur panjangnya, setiap hari berharap dia akan segera membuka mata dan akhirnya hari itu tiba. Ketika David mengatakan Jade sudah sadarkan diri, aku merasa tidak percaya. Akan tetapi saat aku melihatnya dengan mata dan kepalaku sendiri, mata yang lama tertutup itu kembali berbinar benar-benar membuatku tak bisa mengucapkan satu patah kata pun, seolah semua vocabulary yang aku tahu lenyap dari otakku begitu saja. Aku ingin memeluknya, tentu saja. Itu adalah salah satu hal yang paling aku inginkan. Menyentuhnya, menghirup aroma tubuhnya, memeluknya, berbagi ke

