Chapter 37: Sweet First Kiss Jade’s Pov “Kau mau menerimaku sebagai matemu?” Pertanyaan itu masih terngiang-ngiang di dalam telingaku seperti sebuah mantra yang dirapalkan berulang kali. Tinjuku hampir melayang pada wajah Aeghar ketika dia dengan percaya diri menanyakan hal semacam itu. Melihat perubahanku tidak lebih dari sepuluh menit dia sudah melampaui batasannya. Namun, aku tidak bisa meninjunya meski sangat ingin, aku ingin dia percaya bahwa aku sudah berubah. Hanya sebuah senyuman yang aku berikan padanya waktu itu. Kurasa dengan itu saja dia sudah bisa menilai, dan aku yakin seratur persen, tidak, seribu persen dia pasti mengira aku memberikan jawaban yang seperti yang dia inginkan. Pertama kali aku membuka mata, hanya ada satu nama yang terpikirkan olehku. Seolah-olah nama i

