Chapter Dua Puluh Lima

1959 Kata

            Sehari setelah saat-saat terindah milik Sheila itu, Thomas menemui Sarah yang sudah seakan menjadi wali bagi Sheila. Dia meminta restunya yang dengan senang hati langsung diberikan.             Upacara pernikahan mereka berlangsung sangat meriah. Padahal Sheila hanya menginginkan pesta yang sederhana. Bahkan persiapannya pun seadanya. Akan tetapi, Juny, sahabat terbaiknya itu tidak pernah gagal membuatnya terkejut. Dia secara diam-diam mengajak seluruh Nibbanian untuk hadir ke pesta pernikahan Sheila. Membuat acara sederhana itu menjadi sangat mewah. Bahkan gadis-gadis yang patah hati itu pun datang sembari membawa saputangan yang mulai terbasahi oleh air mata.             Kejadian yang hanya terjadi sekali seumur hidup itu tidak ingin Sheila sia-siakan. Mereka m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN