Atas nama cinta. Atas nama kemanusiaan, dan atas nama kebaikan aku telah berjanji untuk membantunya agar bisa keluar dari situasi sulit yang ia hadapi. Dia memiliki banyak sekali cobaan dalam hidupnya, dan setidaknya aku bisa membantunya lolos dari salah satu cobaan itu. Hari ini aku akan memulainya. Sebenarnya ada seseorang yang sangat aku curigai. Seseorang itulah yang mungkin saja menjadi otak dari segala pembullyannya yang terjadi kepada Daniel. Aku belum bisa menyebutkan namanya terlebih dahulu. Aku takut jika aku salah dan malah akan menimbulkan fitnah. Bukannya aku suuzon, tapi kurasa kecurigaanku ini memang benar. Pasalnya orang yang aku curigai itu memang nampak membenci Daniel. Ia juga mempunyai kuasa untuk mengatur teman-temannya agar mau ikut membenci Daniel. Tapi apapun itu,

