Bab 90

1486 Kata

Aku mengiyakan. Apa yang ia lakukan itu menambah kekagumanku kepadanya. Mungkin dia adalah satu-satunya lelaki yang masih memperdulikan tentang urusan sholat di kala sedang bersama sang pacar. Ah, tidak juga. Mungkin aku saja yang terlalu berlebihan. Tapi aku ingin mengakui sesuatu. Dia itu keren. Dia juga tidak mengkhianati kepercayaan dari Papa dan Mamaku. Apa kau tahu? Bahkan di saat pasangan lain berpegangan tangan maupun semacamnya, Daniel tak sedikitpun menyentuhku sedari tadi. Ia benar-benar seperti seorang lelaki yang tidak mau asal menyentuh begitu saja kepada gadisnya. Katanya aku adalah berlian yang sangat berharga, yang tidak sembarang orang bisa menyentuhnya kecuali pemiliknya. Dia benar-benar membawaku ke sebuah masjid terdekat. Diparkirkannya motorku itu di tempat parkir m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN