Bab. 60

1026 Kata

"Assalamualaikum, Bu." "Nad, Ibu bingung kemarin Pak Hasan tanya lagi soal pelunasan utang di bank. Nah, terus Nindi itu pernah tanya Ibu apa tanah bagianmu mau dijual ato nggak. Katanya Rizal dapat tender proyek, mungkin mau beli tanah bagianmu." "Loh, kenapa haris tanah bagian saya, Bu? Kenapa tidak ambil saja tanah bagian Kak Nina, bukannya dia yang mau jual tanah?" "Gini, Nad. Kakakmu, kan, sekarang sedang ada masalah, Ibu tidak yakin uang itu akan dibelikan tanah lagi. Daripada kebuang percuma, mending Ibu tetep gak akan jual. Tapi klap punyamu, kan, jelas untuk keperluan pembayaran utang, Nad." "Kalo gitu jangan semualah, Bu. Kan, saat berutang, gak cuma saya yang menikmati uangnya. Malah dibagi tiga sama Ibu juga. Kalau tanah saya mau dijual untuk melunasi utang ke bank, sebagia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN