Bab 57

1014 Kata

Seminggu sudah Nadia habiskan waktu di Batam bersama Tama dan anak-anak. Berbagai lokasi wisata dan kuliner lokal telah mereka jelajahi. Mulai dari sesuatu yang khas sejak dulu ataupun yang baru di sana. Arkan dan Jodi begitu menikmati waktu tinggal di sana. Terlebih Arkan yang merasa mendapatkan perhatian penuh dari sang ayah. Nadia pun melihat binar itu di pupil hitam Arkan. Tidak seperti saat mereka tinggal bertiga di kota yang berjauhan dengan Tama. Nadia sangat menyadari hal itu, ia selalu menganggap Arkan sebagai anak tertua yang harus paham segalanya. Semua rasa bersalah yang Nadia rasakan tumpah ruah. Setiap hari, ia merasa tidak ada beban dalam mengurus anak dan rumah meskipun tingkah kedua bocah kecilnya melebihi saat mereka tinggal di rumah kontrakan. Mungkin mereka merasa b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN