52. What is This?

1370 Kata

Lio berkali-kali mengusap airmatanya di sepanjang perjalanan. Ia tidak tahu Fara akan membawanya kemana. Kepalanya pusing. Tenggorokannya membengkak. Ia terus menoleh keluar jendela, dimana malam semakin pekat. Gerimis hujan yang turun seolah ikut menertawakan hatinya yang juga bergerimis. Ia sudah pasrah. Ingin rasanya pergi sejauh mungkin. Puluhan tahun ia kuat menghadapi hidup, baru kali ini ia merasa ingin mati saja. Harapannya untuk bersandar pada seorang lelaki baik-baik seketika musnah tak bersisa. Namun, apa daya. Ia tengah terombang-ambing dalam pasang surut yang tak kunjung selesai. Bahagia itu belum jua menampakkan wujudnya. Mau sampai kapan ia menelan getir sendirian. Ia tidak tahu dan tak mau menerka-nerka. Atau ia mendatangi peramal saja untuk membaca garis nasibnya? Satu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN