Al terpekur. Kepalanya menunduk. Pikirannya bercabang kemana-mana. Tatapannya nanar memandangi tangannya yang bergetar. Ia mengepal dan melepaskannya berulang-ulang. Sebelumnya, ia mondar-mandir sambil terus menariki rambutnya gusar. Ada sebersit penyesalan. Seumur hidup, sudah tiga kali tangannya melayang pada Samudera. Pertama, saat pria itu masih remaja. Sam membeli Nintendo dari uang haram hasil carding di internet. Kedua, saat Sam mengaku mencintai adik kandungnya. Dan ketiga, hari ini. Saat dia ketahuan bertemu diam-diam dengan calon isteri yang dahulu juga terobsesi dengan si gondrong itu. Bagaimana ia tidak marah. Orang yang dicintai, serta adiknya sendiri tega main belakang seperti ini. Entah siapa yang harus disalahkan. Lio atau Samudera? Jika mereka hanya mengadakan pertemuan

