3. A Choice

3108 Kata

Al terkesiap setelah sebersit kesadaran merayapinya. Ia melirik tajam pada Samudera seolah dengan isyarat matanya mempertanyakan kejadian waktu itu. Wajar memang jika Sam menceritakannya pada Fara atas dasar keterbukaan antara suami isteri. Hal tersebut adalah sesuatu yang tidak atau tepatnya lupa ia perhitungkan sebelumnya. Sebelum pergi menyusul Fara, Sam hanya menjawab dengan gelengan lemah tanda ia tidak pernah buka suara. Hanya tersisa satu kemungkinan yaitu Ian. Megingat sangat dekatnya Ian dengan Fara melebihi dirinya sendiri yang seorang kakak kandung. Bisa saja Ian memberi tahu Fara, bukan? Al mengiringi kepergian kedua adiknya dengan bahu merosot tajam. Benaknya bekerja bak benang kusut. Niatnya memberi kejutan berakhir berantakan. Sebelum kembali ke mejanya, ia mengusap wajahn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN