“Bagaimana hari ini?” Tumben-tumbenan Rendra bertanya. Walau demikian, mata lelaki itu fokus pada makanan malam di piringnya. Mereka kini sudah berada di rumah sedang menikmati makan malam setelah keduanya kucing-kucingan dengan para karyawan agar bisa pulang bersama. Status pernikahan yang mereka sembunyikan memang membuat keduanya kesulitan ketika akan pergi atau pulang berbarengan sementara mereka bekerja di tempat yang sama. “Baik,” balas Aura singkat sambil menunduk. Tidak perlu diceritakan ketika mr Spike menggodanya karena Rendra sendiri berada di sana, “Kamu suka magang di perusahaan grandpa?” Aura mengangguk sambil tersenyum ketika Rendra menatapnya. “Dari pada di rumah sendirian,” balas Aura penuh syukur. “Ra.…” “Hem.…” “Soal ucapan kamu beberapa hari lalu.…

